Selasa, 08 April 2014

HUT PENGENTASAN KE 15 DAN PPK KE 7


Bentuk keprihatinan Romo Guru tentang kondisi para Putera dan keluarga dimana pada tahun 1999 terjadi perpindahan kekuasaan dari rezim orde baru ke resim reformasi. Krisis ekonomi yang melanda bangsa Indonesia waktu itu benar-benar berdampak buruk bagi perkenomian rakyat di seluruh tanah air, dimana para Putera dan keluarga perlu untuk dientaskan baik secara keilmuan maupun ekonomi. Hal ini merupakan salah dasar Beliau dengan berbagai cara dan upaya untuk melaksanakan laku khusus dengan nama PENGETASAN yang dilaksanakan pada tanggal 4 April 1999. Demikian disampaikan Romo Panji KRA Suryaningrat II dalam acara sukuran HUT PENGENTASAN ke 15 dan PPK (Pemberdayaan Perempuan Kartini) yang ke 7 pada malam minggu kliwon 5/6 April 2014 di Padepokan Wulan Tumanggal.


Kegiatan yang mengambil kesempatan pada malam Minggu Kliwon dimana merupakan wiyosan RG. KPA. EK Giripati Suryaningrat ini juga dilaksanakan Sujudan Kenegaraan. Sujudan ini dilaksanakan dalam rangka menjelang Pemilihan Umum 9 April dengan harapan pelaksanaan Pemilu dapat berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang terbaik bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sujudan dilaksanakan tepat pukul 00.20 di tempat peristirahatan Romo Guru, Sasana Astanalaya Kasidanjati.
























Selasa, 11 Maret 2014

Peringatan Perintah 11 Maret dan HUT ke 7 Kelompok Intelektual Muda Anak Alam Nusantara



Peringatan Perintah 11 Maret dan Ulang Tahun ke 7 KEIMANAN (Kelompok Intelektual Muda Anak Alam Nusantara) Perguruan Trijaya Pusat Tegal, yang dilaksanakan selama 2(dua) hari terbagi atas beberapa acara diantaranya Raker (Rapat Kerja) KEIMANAN , Tumpengan dan Upacara Bendera.

Raker KEIMANAN dilaksanakan Senin Pon 10 Maret 2014 pukul 13.00 - 17.00, dimana telah menghasilkan revisi AD/ART KEIMANAN sebagai organisasi kepemudaan dibawah naungan Perguruan Trijaya Padepokan Argasonya - Pusat Tegal. Malam harinya diadakan Tumpengan HUT ke 7 KEIMANAN dan dilanjutkan dengan hiburan.

Pemotongan tumpeng oleh Pembina Perguruan Trijaya Romo Panji Suryaningrat kaping II. Dalam kesempatan ini juga diikuti oleh beberapa Putera yang turut serta memperingati hari ulang tahun kelahiran, ulang tahun pernikahan dan wetonan.
Bersamaan acara tumpengan juga diadakan penyerahan kunci pos kamling kepada Ibu Kepala Desa Dukuhtengah kec. Bojong kab. Tegal, sebagai bentuk kepedulian Perguruan Trijaya kepada masyarakat sekitar padepokan Wulan Tumanggal.  

Selasa Wage 11 Maret 2014 Pukul 09.00 dilaksanakan Upacara Bendera Peringatan "Perintah 11 Maret " bertempat di lapangan Lokaji Parangtumaritis - Sasana Wulan Tumanggal. Upacara Bendera ini dihadiri Dandim  0712 / Tegal, Letkol Inf Jefson Marisano S.SIP sebagai inspektur Upacara. Juga dihadiri oleh Camat Bojong Bp. Muhtadi, S.Sos, mantan Camat Bojong Bp. Munawar, S.Sos yang sekarang menjabat Camat Tarub dan Ibu Kepala Desa Dukuhtengah sebagai tamu undangan. Selain diikuti oleh keluarga besar Perguruan Trijaya, Putera dan para simpatisan, sebagai peserta upacara juga diikuti oleh MENWA (Resimen Mahasiswa)YON 924 GARUDEA Universitas Pacasakti Tegal, Ormas GAFATAR Tegal, HANSIP Desa Dukuhtengah, dan KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) Dukuhtengah.

Meskipun kegiatan ini dilaksanakan pada hari kerja namun tidak menurunkan semangat dan antusias para Putera dan Simpatisan untuk berperan serta aktif mensukseskan kegiatan ini sebagai kegiatan rutin tahunan dalam upaya peningkatan rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan kepada setiap warga negara khususnya generasi muda - anak alam nusantara.

Surat Perintah 11 Maret 1966 merupakan suatu bagian dari sejarah bangsa Indonesia dimana mengandung makna sebuah keteladanan seorang pemimpin besar (Soekarno) yang rela legawa memberikan mandat kepada pemimpin berikutnya (Soeharto) (red-pada waktu itu) demi kepentingan bangsa dalam rangka menjaga keutuhan, keamanan dan kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.